Gaji UMR Solok & Gaji UMK Solok Tahun 2020

Gajikaryawan – Apakah Anda menginginkan gaji yang sesuai dengan ketentuan Pemerintah Daerah atau sesuai UMR / UMK? Caranya sangat mudah, kamu hanya perlu mengakases web Gajikaryawan.com dan mencari info Gaji UMR Solok atau Gaji UMR Solok tahun 2020.

Tentu saja perihal ini menyebabkan lebih dari satu perbedaan nominal gaji yang harus diberikan di lebih dari satu lokasi Indonesia. Tidak kaget jika gaji UMR Solok atau gaji UMK Solok berbeda dengan daerah lain.

Gaji UMR Solok dan Gaji UMK Solok 2020

2020Rp.4.200.479
2019Rp.3.871.052
2018Rp.3.583.312
2017Rp.3.296.212
2016Rp.3.045.000

UMR adalah upah minimum yang diberikan oleh perusahaan, baik perusahaan skala besar ataupun kecil dalam hal memberi upah para karyawan atau pekerjanya. Setiap wilayah di Indonesia mulai dari tingkat provinsi, kota hingga kabupaten mempunyai standar masing-masing berkaitan dengan Gaji UMR dan Gaji UMK.

Upah Minimum Regional atau UMR ini diberikan untuk mengapresiasi kinerja karyawan saat bekerja, sesuai dengan kemampuan dan ketentuan job desknya. Selain itu, juga bisa dipakai sebagai standar untuk para pekerja lainnya untuk menerima gaji yang cocok sesuai standar kelayakan.

Gaji UMR diberikan kepada pegawai dengan lebih dari satu spesifikasi. Misalnya berasal dari tingkat pendidikan, umur, pengalaman bekerja di dalam ataupun luar perusahaan, kepiawaian selagi menjalankan seluruh job desk yang diberikan oleh atasan serta dedikasi atau ikut berkontribusi untuk mengembangkan usaha pelaku bisnis atau perusahaan.

Perbedaan Antara Gaji UMR dan Gaji UMK di Indonesia

gaji karyawan

Terdapat beberapa spesifikasi tidak sama di antara Gaji UMR dan Gaji UMK. Misalnya dari faktor penetapan upah atau pegawai golongan berapa yang berhak memperolehnya pada masing – masing daerah sesuai dengan peraaturan Kementerian Tenaga Kerja Negara Indonesia dan lain-lain. Selain hal tersebut juga ada faktor lain, seperti:

1. Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja

Berdasarkan ketetapan Permenaker RI th. 1999 menyatakan bahwa Upah Minimum Regional dibagi menjadi 2 jenis. Yaitu UMR level 1, tingkatnya di Provinsi. Kemudian tingkat ke dua termasuk dalam tingkatan kabupaten atau kota.

Namun dalam perkembangannya, ketentuan direformasi ulang ke dalam Permenaker tenaga kerja no. 226 pada th. 2000. Isinya adalah UMR level 1 mengalami pergantian nama jadi UMP (upah minimum provinsi). Sedangkan upah tingkat 2 berubah jadi UMK atau upah mimimum kota / kabupaten.

2. Berdasarkan Penetapan Gaji UMR dan Gaji UMK

Selanjutnya di dalam prosesnya, yang memiliki hak menentukan upah tiap provinsi untuk UMP ialah Gubernur. Sedangkan jenis UMK yakni sebenarnya sama saja. Namun Gubernur memperoleh referensi berasal dari dewan DPD tingkat provinsi, Kota sampai kabupaten.

Contohnya untuk menetapkan UMR Provinsi Jawa Timur, yang menentukan UMRnya ialah Gubernurnya. Sedangkan UMK bagian Kabupaten atau Kota yakni melalui Bupati atau Walikota. Lalu wewenang dari seorang DPD ialah memonitoring secara langsung ke masyarakat untuk melakukan survei data tertentu.

3. Kriteria Pekerja yang Menerima Gaji UMR

Yang membedakan selanjutnya yaitu dari jabatan karyawannya. Bilamana pegawai bekerja dengan status belum menikah atau jomblo jelas kebutuhan dan tanggungannya tidak terlalu besar, daripada dengan para karyawan yang sudah berkeluarga sampai memiliki momongan.

Selain itu untuk pegawai yang bekerja menggunakan proses kontrak borongan atau harian, upahnya diterima melalui jumlah absensi saat bekerja tiap bulannya. Kalau waktu kerjanya libur di hari Minggu, maka gajinya terbagi menjadi 25 hari kerja, terhitung dari mulai kerja.

4. UMR Bukan Bagian dari Gaji Pokok

Hari ini ada orang beranggapan kalau upah minimum ini serupa dengan kuantitas keseluruhan atau net bersih saat Anda digaji oleh perusahaan tiap bulannya. Namun faktanya para pekerja bakal menerima beberapa keuntungan berupa tunjangan maupun bonus khusus.

Misalnyaseorang pegawai mendapatkan bonus Tunjangan Hari Raya dikala bulan puasa tiba maupun waktu libur hari raya besar. Lalu biasanya juga mendapatkan Tunjangan kesehatan berwujud BPJS atau asuransi kesehatan lain, kacamata gratis dari kantor dengan nominal khusus terkecuali Anda miliki mata minus dan bonus lain sebagainya.

5. Ketentuan Gaji UMR Dan UMK Pada Tiap Daerah

Sistem penggajian karyawan ini telah ditetapkan dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2013. Selain hal itu juga diatur dalam keputusan paling baru dari pemerintah pada tahun 2015. Yakni mengenai hal bantuan gaji. Apakah sudah sesuai dari perusahaan atau mengikuti aturan upah UMR maupun UMK suatu wilayah.

Ketentuan didalam keputusan perundang-undangan tersebut berlaku bagi semua jenis badan usaha atau perusahaan layaknya PT maupun CV bersama jumlah pegawai minimal kurang lebih 10 orang, agar para karyawan dapat meraih gaji UMR atau upah minimum regional.

6. Sistem Pembayaran Gaji UMR Maupun UMK

Jikalau para karyawan yang memiliki kontrak maka udah tentu menerima upah minimum regional. Karena saat perusahaan merekrut pegawai baru umumnya bakal dikontrak sekurang-kurangnya 2-5 tahun lamanya. Sistem kerjanya umumnya cuma lima hari kerja didalam 1 Minggu. Untuk gajinya bakal diterima tiap tanggal 21 atau 1 setiap bulannya.

Sedangkan kalau pekerjanya memakai proses kerja lepas atau harian umumnya gajinya akan diperoleh pada tanggal 25 setiap bulanya. Sebab kerjanya cuma libur sehari saja dalam satu Minggu. Namun para pekerja ini tidak memperoleh tunjangan layaknya para pegawai yang sudah diangkat menjadi karyawan tetap perusahaan.

Dasar Penetapan Gaji UMR dan UMK Bagi Karyawan

Untuk memastikan gaji karyawan diperlukan riset mendalam supaya nantinya ke-2 belah pihak sanggup bekerja dengan baik dan tidak berjalan kesalahpahaman di kemudian hari. Acuannya yakni berasal dari Dewan Perwakilan Daerah DPD yang sudah menjalankan survei ke lapangan mengenai KHL atau Kebutuhan Hidup Layak.

Di dalam penelitian KHL ini dapat ditentukan beberapa segi tambahan untuk meraih kelayakan gaji dengan UMMR maupun UMK. Yakni mampu diamati berasal dari beragam perihal layaknya keperluan perumahan atau tempat tinggal, kebutuhan pangan, pendidikan, kebutuhan sandang, kesehatan, transportasi dan lain sebagainya.

Selain itu juga tersedia segi lain bersifat keperluan fisik dan hidup minimum. Jika buruh bekerja pada level bawah mesti kebutuhannya dan kesejahteraannya rendah. Hal tersebut bisa dicermati dari daya membeli pegawainya. Maka sebaiknya penetapan upah kelayakan dimusyawarahkan sesuai kebijakan dari perusahaan.

Spesifikasi dari Gaji UMR

Bersumber pada regulasi pemerintah nomer 07 thn 1990 menunjukkan bahwa Gaji UMR dibagi di dalam 3 tipe. Pertama yaitu berisi gaji utama atau pokok. Yakni ketentuannya diterima dengan mengetahui berasal dari faktor pangkat ataupun type pekerjaan yang sudah disepakati bersama antara buruh dan perusahaan.

Bagian ke-2 ialah perihal tunjangan pokok dari perusahaan. Umumnya diperuntukkan bagi buruh yang sudah berkeluarga. Serta berwujud subsidi kepada anak, istri, cost transport saat kamu bertugas atau laksanakan tugas di luar kantor. Perihal selanjutnya diupahkan sekalian setiap bulan.

Kemudian bagian ke 3 yaitu berwujud bantuan di luar upah utama. Kebanyakan bersifat layaknya ongkos makan pekerja. Metode pembayarannya dapat dijalankan kapan saja atau didalam waktu sama. Misalnya dapat dibayar dengan cara harian maupun dengan cara mingguan. Lantaran kebutuhannya tidak urgent seperti lainnya.

Terdapat 5 jenis variasi yang dapat Anda pahami dari gaji UMR Solok dan gaji UMK Solok. Yaitu melalui peraturan Permenaker, Gubernur atau {Walikota atau Bupati} Pemerintah Daerah atau juga bisa di blog Gajikaryawan.com tentang spesifikasi pekerja yang menerima upah minimal atau gaji UMR.

Demikian ulasan tentang Gaji UMR Solok dan Gaji UMK {INDONESI} dari Gajikaryawan.com. Semoga informasi ini bermanfaat buat Anda dan kami doakan gaji Anda segera naik tahun ini dan posisi Anda lebih baik lagi di tempat kerja Anda.