Gaji UMR Kudus & Gaji UMK Kudus Tahun 2020

Gajikaryawan – Apakah Anda menginginkan gaji yang sesuai dengan ketentuan Pemerintah Daerah atau sesuai UMR / UMK? Caranya gampang sekali, yaitu hanya dengan mencari Info terakhir tentang Gaji UMR Kudus serta Gaji UMK Kudus tahun ini di Gajikaryawan.com.

Tentu saja perihal tersebut menyebabkan lebih dari satu perbedaan nominal gaji yang harus diberikan di sebagian wilayah Indonesia. Tidak heran kalau gaji UMR Kudus atau gaji UMK Kudus berbeda dengan daerah lain.

Gaji UMR Jawa Tengah dan Gaji UMR Kudus 2020

Kabupaten BanjarnegaraRp 1,748,000
Kabupaten JeparaRp 2,040,000
Kabupaten KaranganyarRp 1,989,000
Kabupaten KebumenRp 1,835,000
Kabupaten KendalRp 2,261,775
Kabupaten KlatenRp 1,947,821
Kabupaten KudusRp 2,218,451
Kabupaten MagelangRp 2,042,200
Kabupaten PatiRp 1,891,000
Kabupaten PekalonganRp 2,018,161
Kabupaten PemalangRp 1,865,000
Kabupaten BanyumasRp 1,900,000
Kabupaten PurbalinggaRp 1,940,800
Kabupaten PurworejoRp 1,845,000
Kabupaten RembangRp 1,802,000
Kabupaten SemarangRp 2,229,880
Kabupaten SragenRp 1,815,914
Kabupaten SukoharjoRp 1,938,000
Kabupaten TegalRp 1,896,000
Kabupaten TemanggungRp 1,825,200
Kabupaten WonogiriRp 1,797,000
Kabupaten WonosoboRp 1,859,000
Kabupaten BatangRp 2,061,700
Kota MagelangRp 1,853,000
Kota SurakartaRp 1,956,200
Kota SalatigaRp 2,034,915
Kota SemarangRp 2,715,000
Kota PekalonganRp 2,072,000
Kota TegalRp 1,925,000
Kabupaten BloraRp 1,834,000
Kabupaten BoyolaliRp 1,942,500
Kabupaten BrebesRp 1,807,614
Kabupaten CilacapRp 2,158,327
Kabupaten DemakRp 2,432,000
Kabupaten GroboganRp 1,830,000

UMR adalah upah minimum yang diberikan oleh perusahaan, baik perusahaan skala besar ataupun kecil dalam hal menggaji para karyawan atau pekerjanya. Setiap wilayah di Indonesia mulai dari tingkat provinsi, kota sampai kabupaten mempunyai standar tersendiri terkait dengan Gaji UMR dan Gaji UMK.

Upah Minimum Regional atau UMR ini diberikan untuk menghargai kinerja buruh waktu bekerja, sesuai dengan skill serta ketentuan tugasnya. Selain hal itu, juga dapat dipakai untuk standar bagi para buruh lainnya guna menerima upah yang cocok sesuai standar kepantasan.

Gaji UMR diberikan kepada karyawan dengan beberapa spesifikasi. Contohnya dari jenjang pendidikan, umur, pengalaman kerja di dalam ataupun luar perusahaan, kepiawaian selagi menjalankan seluruh job desk yang diberikan oleh atasan dan sumbangsih atau turut andil untuk menumbuhkan bisnis pelaku usaha atau perusahaan.

Perbedaan Antara Gaji UMR dan Gaji UMK di Indonesia

gaji karyawan

Terdapat beberapa spesifikasi berbeda di antara keduanya. Diantaranya dari segi penetapan gaji atau pegawai golongan berapa yang berhak mendapatkannya pada tiap tempat sesuai dengan peraaturan Kementerian Tenaga Kerja Negara Indonesia dan lain-lain. Selain hal itu juga ada faktor lain, seperti:

1. Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja

Menurut regulasi Permenaker RI tahun 1999 menunjukkan bahwa Upah Minimum Regional terbari jadi 2 macam. Yakni UMR tingkat 1, tingkatnya di Provinsi. Kemudian tingkat ke-2 termasuk dalam tingkatan kabupaten atau kota.

Namun dalam perkembangannya, ketentuan direformasi ulang ke dalam Permenaker tenaga kerja Nomor 226 pada th. 2000. Isinya adalah UMR level 1 mengalami pergantian nama menjadi UMP (upah minimum provinsi). Sedangkan upah tingkat 2 berganti menjadi UMK atau upah mimimum kota / kabupaten.

2. Berdasarkan Penetapan Gaji UMR dan Gaji UMK

Kemudian di dalam prosesnya, yang berhak menetapkan upah tiap provinsi untuk UMP adalah Gubernur. Sedangkan jenis UMK yaitu sebetulnya serupa saja. Namun Gubernur mendapatkan referensi berasal dari dewan DPD tingkat provinsi, Kota hingga kabupaten.

Misalnya untuk menetapkan UMR Provinsi Jawa Timur, yang menentukan UMRnya adalah Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim Periode 2019-2024). Sedangkan UMK bagian Kabupaten atau Kota yaitu melalui Bupati atau Walikota. Selanjutnya wewenang dari seorang DPD adalah memonitoring langsung ke masyarakat guna mencari information tertentu.

3. Kriteria Pekerja yang Menerima Gaji UMR

Yang membedakan selanjutnya adalah dari level karyawannya. Kalau karyawan bekerja dengan status belum menikah atau single tentu keperluan dan tanggung jawabnya tidak terlalu banyak, dibanding dengan para buruh yang sudah menikah sampai sudah memiliki buahy hati.

Tidak hanya itu untuk buruh yang bekerja menggunakan sistem kontrak borongan atau harian, upahnya diterima lewat akumulasi absensi disaat bekerja perbulan bulannya. Bilamana sementara kerjanya libur di hari Minggu, maka haknya dibagi menjadi 25 hari kerja, dihitung dari hari pertama kerja.

4. UMR Bukan Bagian dari Gaji Pokok

Beberapa waktu terakhir ini tak sedikit orang beranggapan kalau upah minimum ini sama dengan total semuanya atau net bersih disaat Anda menerima gaji oleh perusahaan per bulannya. Akan tetapi faktanya para pegawai akan memperoleh beberapa keuntungan berupa tunjangan maupun bonus tertentu.

Misal sajaseorang buruh menerima bonus THR dikala bulan Ramadhan tiba maupun kala libur hari raya besar. Lalu umumnya juga menerima Tunjangan kesehatan berupa BPJS atau asuransi kesehatan lain, kacamata gratis dari kantor dengan nominal tertentu terkecuali Anda punya mata minus dan hadiah lain sebagainya.

5. Ketentuan Gaji UMR Dan UMK Pada Tiap Daerah

Sistem penggajian karyawan ini sudah diatur dalam UU Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2013. Selain itu juga diatur didalam aturan paling baru dari pemerintah pada tahun 2015. Yaitu berkaitan bersama dengan pemberian gaji. Apakah sesuai dari perusahaan atau mengikuti aturan upah UMR maupun UMK suatu wilayah.

Ketentuan dalam keputusan perundang-undangan berikut berlaku bagi seluruh model badan usaha atau perusahaan layaknya PT maupun CV bersama dengan kuantitas pegawai sedikitnya kurang lebih 10 orang, sehingga para karyawan mampu mendapatkan gaji UMR atau upah minimum regional.

6. Sistem Pembayaran Gaji UMR Maupun UMK

Bilamana para karyawan yang memiliki kontrak maka sudah tentu menerima upah minimum regional. Karena disaat perusahaan merekrut pegawai baru biasanya akan dikontrak sedikitnya 2-5 tahun lamanya. Sistem kerjanya umumnya hanya lima hari kerja dalam 1 pekan. Untuk gajinya dapat diberikan tiap tanggal 21 atau 1 tiap bulannya.

Sedangkan jika pekerjanya memakai sistem kerja borongan atau harian kebanyakan gajinya akan ditransfer pada tanggal 25 setiap bulanya. Sebab kerjanya cuma libur sehari saja selama satu Pekan. Namun para pekerja ini tidak menerima tunjangan seperti para pegawai yang sudah diangkat jadi karyawan tetap perusahaan.

Dasar Penetapan Gaji UMR dan UMK Bagi Karyawan

Buat memastikan gaji karyawan dibutuhkan riset mendalam supaya nantinya ke-2 belah pihak bisa bekerja dengan baik dan tidak berjalan kesalahpahaman di kemudian hari. Acuannya yaitu berasal dari Dewan Perwakilan Daerah DPD yang telah menjalankan survei ke lapangan berkenaan KHL atau Kebutuhan Hidup Layak.

Di dalam survei KHL ini bakal ditentukan sebagian aspek tambahan untuk mendapatkan kelayakan gaji dengan UMMR maupun UMK. Yakni bisa dicermati berasal dari bermacam perihal seperti kebutuhan perumahan atau area tinggal, kebutuhan pangan, pendidikan, kebutuhan sandang, kesehatan, transportasi dan lain sebagainya.

Selain hal itu juga ada aspek lain bersifat keperluan fisik dan hidup minimum. Jika buruh bekerja pada level bawah pasti keperluannya dan kesejahteraannya rendah. Hal selanjutnya dapat diamati dari daya konsumsi pegawainya. Maka sebaiknya penentuan upah kelayakan didiskusikan menyesuaikan kebijakan dari perusahaan.

Spesifikasi dari Gaji UMR

Bersumber pada aturan pemerintah nomer 07 tahun 1990 menyatakan bahwa Gaji UMR dibagi menjadi 3 bagian. Pertama adalah berisi gaji utama atau pokok. Yaitu ketepannya diterima dengan mengetahui dari aspek kedudukan atau juga type pekerjaan yang telah disetujui bersama antara karyawan dan perusahaan.

Bagian kedua yaitu perihal tunjangan utama dari perusahaan. Umumnya ditujukan untuk buruh yang telah memiliki keluarga. Dan bersifat bonus buat anak, istri, cost kendaraan waktu Anda berdinas atau melaksanakan kerjaan di luar perusahaan. Hal-hal selanjutnya diupahkan sekaligus setiap bulan.

Kemudian butir ke tiga ialah bersifat tunjangan di luar upah utama. Rata rata berbentuk layaknya ongkos makan pekerja. Cara pembayarannya sanggup dilaksanakan sewaktu waktu atau dalam kala bersamaan. Umpamanya sanggup diupahkan dengan cara per hari maupun setiap mingguan. Sebab kebutuhannya gak krusial layaknya lainnya.

Ada 5 jenis selisih yang dapat kamu ketahui dari gaji UMR Kudus juga gaji UMK Kudus. Dengan melalui aturan Peraturan Menteri Tenaga Kerja, Gubernur, Pemerintah Daerah atau juga bisa di blog Gajikaryawan.com tentang uraian pegawai yang terima bayaran minimum atau gaji UMR.

Demikian ulasan tentang Gaji UMR Kudus dari Gajikaryawan.com. Semoga informasi ini bermanfaat buat Anda dan kami doakan gaji Anda segera naik tahun ini dan posisi Anda lebih baik lagi di tempat kerja Anda.